Rabu, 19 Juli 2017

BERSYUKUR

Suatu hari, seorang adik mengirim pesan pada kakaknya, katanya :

Adik : kak, mengapa kok kita nggak kaya-kaya juga ya? padahal sudah kerja keras, berdoa rajin, baik sama orang, ramah, gak jadi orang jahat, semua aturan kita ikuti.

Kakak : lho, memangnya ukuran kekayaan menurut kamu bagaimana?

Adik : ya setidaknya bahagia gitu. seperti mama, masih tidak bahagia , tidak kaya, masih kerja keras, masih terlihat hidup susah.

Kakak : kamu merasa kita tidak kaya dan tidak bahagia?

Adik : ya,,, begitulah.

Kakak : artinya kamu tidak menyadarinya.
dengar, saat kita punya dua labu, mama akan beri satu kepada orang lain. saat mama punya setengah kue, mama akan memberikan sedikit kepada temannya. saat malam hari tiba, kita boleh tidur nyenyak tanpa takut maling atau ancaman apapun. saat makan, kita bisa makan sambil bercerita bersama keluarga.

ada org tinggal dibawah jembatan. tapi kita tinggal di rumah meski tidak besar dan bagus. ada orang tidak dapat makan namun kita bisa makan 3x sehari. ada orang tidak punya baju tapi kita bisa berganti baju dan sepatu. ada orang kaya yang saat makan suasana rumahnya seperti di kuburan, namun kita selalu penuh tawa. ada orang rumahnya megah tapi orang-orangnya tidak pernah pulang kerumah krn saling membenci.

Hidup harus kita syukuri. Tuhan memelihara kita dengan baik adanya. mengapa kita selalu berkeluh kesah? berkeluh kesahlah kepada Tuhan, bekerja keraslah setiap hari dengan tulus, dan bangunlah bersahabatan baik dengan sesama dengan rasa syukur.

intinya, dengan bersyukur kita akan lebih berbahagia dalam menjalani kehidupan . :)

Jumat, 07 Juli 2017

Saya seorang Katolik

Saya seorang Katolik.

Saya dibabtis tanggal 26 mei 2002, di Gereja Katolik Kristus Raja Sambas, dalam keadaan sadar dan sudah mengerti akan iman yang saya pilih.

Saya belajar dulu setahun lebih , pokoknya lama banget belajarnya. Jadi ingat pas ujan - ujan sama seorang sahabat, kami naik sepeda, trus pergi ke gereja, tetap belajar, pulangnya sambil nyanyi. alasanku saat itu, suara kedinginan sehabis ujan ujanan bisa buat suara bergetar wkwkwk. (teori anak es de )
dan saya menerima sakramen penguatan /Krisma tanggal 28 Oktober 2004, kelas dua SMP, ratusan orang saat itu. gereja sampe penuh sama orang yang mau krisma. sempat berfikir begini,

"aduh kasihan Bapa uskup segini banyak bakalan capek." hehehe maklum pikiran anak remaja yang rada slenge'an.

Menjadi Katolik, bukan hanya sekedar saya baptis, komuni pertama, dan krisma di gereja saja. bagiku, menjadi katolik bebannya luar biasa berat.
ingat dulu, ada teman yang senang memplesetkan kata Katolik , dan saya hanya bisa menangis saat di olok. Kemudian, saat memilih nama baptis, saya memilih nama sendiri.

Saat itu saya SD, guru agama ku berkata,

"Hetty, kamu harus cari nama babtismu. lihat di buku doa ku. atau tanya orang tua mu."

masih ingat saat itu, beliau duduk di kursi, dan saya di panggil kedepan.
seminggu sodara2, buat saya memutuskan mengambil nama apa.

Sejak kecil, ternyata aku udah jadi manusia yg suka lari dari yang biasa dan menjadi aneh sendiri. Biasa orang pasti akan ambil nama babtis yang biasa ajj, nama santa yang sudah familiar di dengar.

lha saya???

dengan buta nya (karena nggak tau sejarah/riwayat hidup santa itu ) saya memilih nama Lidwina.

alasan saya gini, "kalo ini nama, saya bakalan beda sendiri. dikit yang pakai. trus agak susah di ucapin jadi teman ku yg jahil nggak akan mengejek namaku, terus namaku akan semakin sepanjang jalan kenangan panjangnya. wkwkwkkwk."

Oh Bapa, ampunilah. :)
.
tahun 2005 saya pindah. Beberapa kali ada ajakan yang memintaku mengubah iman ku. Dalam damai ku terus maju tak gentar.

ah ,lucu. jadi ingin bernyanyi lagu maju tak gentar rasanya. . hahaaa...

Hingga saat ini, ku masih menjadi seorang Katolik. mengenai nama baptisku, aku baru mengenal siapa Santa Lidwina, saat ku lulus kuliah dan sedang menanti pekerjaan.

Ku browsing, mencari tahu, ah ternyata santa Lidwina seorang wanita cantik, namun ia jatuh sakit, dan sisa hidupnya ia habiskan dengan menjadi pendoa dan banyak hal baik lainnya yang Ia lakukan bagi banyak orang.

Wow!! menyadarkanku. sejak ku mulai tahu tentang Santa Lidwina, sedikit demi sedikit ku mengubah sikapku yang buruk dan keras. namun, belum berhasil. masih sangat buruk ternyata aku ini.
.
.
Banyak teman Katolik, sangat mengerti akan doa ini, doa itu, dan lainnya. Bahkan banyak yang sampai tau banyak kosa kata dalam bahasa Latin.

sedangkan saya?

bahasa latin yang saya tahu dan ingat betul itu cuma 3.

1.Dum spiro, spero, artinya selama aku hidup/bernafas , aku tidak putus asa
2.Lans Deo, artinya terpujilah Tuhan
dan
3. in cruce Salus, artinya dalam salib ada keselamatan.

hanya itu saja!
.
.
mengenai berdoa, kadang saya suka keseleo saat berdoa yang sederhana sekalipun. tak jarang saya mengulang satu kalimat doa dalam doa bapa kami hingga berkali kali, baru bisa benar meskipun saya hapal tapi selalu berulang ulang di kalimat tertentu.
saya tidak tau berdoa dengan fokus lama.
.
Roh memang penurut, tapi daging tidak.
sepertinya saya begitu. saat berdoa, ada nyamuk di kaki, saya akan segera menepuknya dan menggaruk meski mata tertutup.
namun, satu hal yang aku tahu, aku bisa 'ngobrol' lama dengan NYA. bicara seolah IA adalah rekan ku atau teman ku mengobrol.

aku bercerita. bercerita apa saja yang ingin kuceritakan. dan IA mendengarkan ku tanpa menyela ku.
banyak hal aneh yang selalu lari dari kebiasaan. tapi itulag diriku dalam menjalani hidupku.

Aku suka mengobrol, aku suka berteman meski ku tak pandai memulai suatu pertemanan. Aku suka berlari lari kesana kemari, berjalan dengan cepat, meski kusadarai imank

Rabu, 05 Juli 2017

Me and Me

kuingat diriku dulu:

kaki penuh luka krn nggak pernah bisa jalan sempurna sampai tamat SD. Saya termasuk anak yang lambat jalan saat bayi.

saat usia sekolah, lutut dan kaki penuh luka. karena selalu jatuh meski hanya berjalan biasa apalagi udah berlari.

kulit yang sensitif selalu kena gatal karena debu, atau apapun itu (syukur gak bekas wkwkwk )

mudah demam, langganan berobat .

tapi hebatnya, saya gak pernah mabuk atau drop setiap perjalanan jauh dengan jalan bagus atau jelek, selalu aman.

bisa makan apa saja, gak takut alergi.

kemampuan membaca saat TK boleh kasi jempol dong hahahhaa , krn TK udah baca koran.

saat SD udah baca buku novel yang bercerita kisah sejarah setebal 500an halaman.

SMP bacanya ensiklopedi, perpustakaan sekolah mendukung soalnya buat baca. wkwkwk

SMA mampu menguasai bahasa batak + logatnya , dengan waktu belajar satu tahun dengan dengar musik dan praktek bicara dengan opung.
(kadang sekarang bicara logat batakku macam mardolok dolok bercampur banyak logat. wkwkwkk )

Parahnya, kuliah saya malah jadi Iblis. hahahahaaa... menjadi senakal mungkin, sejahat mungkin. menjahili banyak orang, membohongi banyak orang dan membuat banyak masalah dan kekacauan disana sini namun ku membuat semuanya seolah bukan diriku pelakunya dan tetap mengatur agar diriku tetap dalam posisi yang benar.

baik dan jahat kujalani dengan baik. jadi kutahu rasa setiap unsur.

: sekarang jadi manusia yang menikmati dunia sepi. Kembali pada buku. Saat kerja bermain dengan dunia ramai. saat di rumah berteman imajinasi. dan aku tau caranya bersenang-senang dengan diri sendiri . yaitu, bersyukur.

Dengan bersyukur kau akan tahu dan sadar bahwa hidupmu adalah petualangan yang melebihi petualangan pendaki gunung Mt.Everest atau Mt.Himalaya. hehehe...

selamat sore.

(my hometown, 15:23WIB)