"kemesraan ini... jangan lah cepat berlalu.... kemesraan ini.... ingin ku kekang selaluu... hati ku damaiii... jiwa ku tentram bersama mu..."
Alunan lagu ini mengalir dengan indahnya dari para umat, OMK, PPA, dan seluruh tamu yang menghadiri acara perpisahan dengan salah satu Pastor yang akan berpindah tugas keparoki yang lain.
Entah mengapa, setiap acara perpisahan lagu ini selalu menjadi andalan. ada rasa haru menyelimuti.
Setiap perjamuan pasti ada akhirnya. Setiap pertemuan pasti akan ada akhirnya. begitulah kehidupan. Setiap awal, pasti akan ada akhirnya. Tidak ada sesuatu yang abadi di dunia ini.
Berpisah , bukan harus di isi dengan tangisan kesedihan, bukan harus diisi dengan kepiluan yang mendalam, tetapi perpisahan harus selalu bisa kita jadikan sebagai momen untuk kilas balik hari lalu kita.
Apa yang sudah kita lakukan, apa yang telah di lalui, hal buruk apa yang kita hadapi dan harus segera kita maafkan, hal baik apa yang harus kita kenang, dan kehidupan mendatang harus lebih baik lagi dari hari lalu .
Semoga Pastor semakin bersuka cita melayani di paroki yang baru. Semoga Damai Kristus senantiasa menaungi.
Salam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar